Polusi air

Polusi air



Apakah polusi air itu?

Polusi air adalah ketika limbah, bahan kimia, atau partikel lain menyebabkan badan air (yaitu sungai, lautan, danau ) menjadi berbahaya bagi ikan dan hewan yang membutuhkan air untuk bertahan hidup. Pencemaran air dapat mengganggu dan berdampak negatif pada alam siklus air demikian juga.

Penyebab Alami Pencemaran Air

Terkadang pencemaran air dapat terjadi melalui penyebab alami seperti gunung berapi , pertumbuhan alga, kotoran hewan, dan lumpur dari badai dan banjir.

Penyebab Manusia dari Pencemaran Air



Banyak pencemaran air yang berasal dari aktivitas manusia. Beberapa penyebab manusia termasuk limbah, pestisida dan pupuk dari pertanian, air limbah dan bahan kimia dari pabrik, lumpur dari lokasi konstruksi, dan sampah dari orang yang membuang sampah sembarangan.

Polusi air dan sampah
Tumpahan minyak

Beberapa insiden polusi air yang paling terkenal adalah tumpahan minyak. Salah satunya adalah Tumpahan minyak Exxon Valdez yang terjadi ketika sebuah kapal tanker minyak menghantam karang di lepas pantai Alaska dan lebih dari 11 juta galon minyak tumpah ke laut. Tumpahan minyak buruk lainnya adalah tumpahan minyak Deepwater Horizon ketika ledakan di sumur minyak menyebabkan lebih dari 200 juta galon tumpah ke Teluk Meksiko.

Hujan asam

Polusi udara juga dapat berdampak langsung pada polusi air. Saat partikel suka sulfur dioksida naik tinggi ke udara yang dapat digabungkan dengan hujan untuk menghasilkan hujan asam. Hujan asam dapat membuat danau menjadi asam, membunuh ikan dan hewan lainnya.

Efek pada Lingkungan

Polusi air dapat menimbulkan dampak yang merusak lingkungan.
  • Polusi di dalam air dapat mencapai titik di mana tidak ada cukup oksigen di dalam air untuk dihirup ikan. Ikan itu benar-benar bisa mati lemas!
  • Terkadang polusi memengaruhi seluruh rantai makanan. Ikan kecil menyerap polutan, seperti bahan kimia, ke dalam tubuhnya. Kemudian ikan yang lebih besar memakan ikan yang lebih kecil dan mendapatkan polutan juga. Burung atau hewan lain mungkin memakan ikan yang lebih besar dan dirugikan oleh polutan. Salah satu contohnya adalah penggunaan insektisida (pembunuh serangga) DDT. Saat burung pemangsa memakan ikan yang tertular, mereka akan bertelur dengan cangkang tipis. Populasi burung pemangsa mulai menurun hingga DDT punah.
  • Limbah juga dapat menyebabkan masalah besar di sungai. Bakteri di dalam air akan menggunakan oksigen untuk mengurai limbah. Jika kotoran terlalu banyak, bakteri dapat menghabiskan begitu banyak oksigen sehingga tidak ada cukup sisa untuk ikan.
  • Polusi air dari peristiwa besar seperti hujan asam atau tumpahan minyak dapat menghancurkan habitat laut sepenuhnya.
Tidak ada tanda pencemaran air dumping
Tanda peringatan polusi air

Efek pada Kesehatan

Salah satu komoditas paling berharga dan penting bagi kehidupan di planet bumi adalah air bersih. Bagi lebih dari 1 miliar orang di planet ini, air bersih hampir tidak mungkin didapat. Air yang kotor dan tercemar dapat membuat mereka sakit dan sangat berbahaya bagi anak kecil. Beberapa bakteri dan patogen dalam air dapat membuat orang sakit parah hingga meninggal.

Jenis Pencemar Air

Ada banyak sumber pencemaran air. Berikut ini beberapa penyebab utamanya:
  • Limbah - Bahkan saat ini limbah dibuang langsung ke sungai dan sungai di banyak wilayah di seluruh dunia. Limbah dapat menyebabkan bakteri berbahaya yang dapat membuat manusia dan hewan menjadi sangat sakit.
  • Kotoran hewan ternak - Limbah dari kawanan besar hewan ternak seperti babi dan sapi dapat masuk ke pasokan air dari limpasan hujan dan badai besar.
  • Pestisida dan herbisida - Pestisida sering disemprotkan pada tanaman untuk membunuh serangga dan herbisida disemprotkan untuk membunuh gulma. Bahan kimia kuat ini dapat masuk ke air melalui limpasan badai hujan. Mereka juga dapat mencemari sungai dan danau melalui tumpahan yang tidak disengaja.
  • Konstruksi, banjir, dan badai - Lumpur dari konstruksi, gempa bumi, banjir, dan badai dapat menurunkan kandungan oksigen di dalam air dan membuat ikan mati lemas.
  • Pabrik - Pabrik sering menggunakan banyak air untuk memproses bahan kimia, menjaga mesin tetap dingin, dan untuk mencuci barang-barang. Air limbah bekas terkadang dibuang ke sungai atau laut. Itu bisa penuh dengan polutan.
Apa yang dapat Anda lakukan untuk membantu?
  • Menghemat air - Air bersih dan segar adalah sumber daya yang berharga. Jangan sia-siakan! Mandi lebih pendek, minta orang tuamu untuk tidak menyiram halaman, pastikan toilet tidak mengalir, dan jangan biarkan keran mengalir.
  • Jangan gunakan pembunuh gulma - Tanyakan kepada orang tua Anda apakah Anda dapat mencabut gulma di halaman sehingga mereka tidak perlu menggunakan pembunuh gulma (herbisida).
  • Kikis piring Anda hingga bersih ke tempat sampah dan jangan buang minyak ke saluran pembuangan dapur.
  • Sampah - Angkatlah selalu sampah Anda, terutama saat berada di pantai, danau, atau sungai.
Fakta Tentang Polusi Air
  • Sabun dari pencucian mobil Anda dapat mengalir ke saluran pembuangan jalan dan menyebabkan pencemaran air.
  • Hanya sekitar 1% air bumi yang merupakan air tawar. Sisanya asin dan kita tidak bisa meminumnya.
  • Sekitar 40% sungai dan danau di Amerika Serikat terlalu tercemar untuk memancing atau berenang.
  • Sungai Mississippi membawa sekitar 1,5 juta ton polusi ke Teluk Meksiko setiap tahun.
  • Antara 5 dan 10 juta orang meninggal setiap tahun karena penyakit terkait polusi air.