Agama Tradisional

Agama Tradisional

Agama yang dianut oleh mayoritas penduduk Afrika adalah Kristen dan Islam. Namun, ada banyak agama tradisional yang dipraktikkan sebelum kedatangan kedua agama ini. Saat ini, sekitar 10 persen penduduk Afrika masih mempraktikkan beberapa bentuk agama tradisional.

Keyakinan Umum

Meskipun Afrika adalah benua besar dengan banyak suku dan agama tradisional yang berbeda, beberapa kepercayaan dan praktik umum di banyak agama. Ini termasuk:
  • Dewa Tertinggi - Banyak agama Afrika percaya pada dewa tertinggi yang menciptakan dunia. Beberapa contoh termasuk dewa Oludmare Nigeria dan Katonda dari Uganda. Di beberapa agama, dewa ini mungkin didoakan untuk meminta bantuan, tetapi di agama lain dewa tertinggi tidak berinteraksi dengan manusia.
  • Roh Alam - Di bawah dewa tertinggi adalah sejumlah roh yang sebagian besar hidup di alam termasuk hewan, air, dan bumi.
  • Roh Leluhur - Roh leluhur yang sudah meninggal sering memainkan peran penting dalam agama tradisional Afrika. Dengan menghormati roh-roh ini, orang-orang percaya berharap roh-roh itu akan membantu mereka atau akan berbicara dengan dewa tertinggi atas nama mereka.
  • Pengorbanan - Sebagian besar agama Afrika Kuno mempersembahkan semacam pengorbanan kepada dewa atau roh mereka. Pengorbanan ini bervariasi dari barang-barang kecil, seperti porsi makanan atau minuman, hingga barang-barang yang jauh lebih besar seperti ternak atau bahkan korban manusia.
  • Rites of Passage - Agama tradisional memainkan peran penting dalam ritus peralihan. Ini termasuk ritual seputar pernikahan, memasuki masa dewasa, kelahiran, dan kematian.
Sihir

Banyak agama tradisional Afrika percaya pada kekuatan dan sihir misterius. Pendeta (terkadang disebut dukun) bisa merapal mantra atau memberikan jimat untuk membantu orang dengan penyakit atau masalah lain. Terkadang dukun menggunakan jamu dan obat lain untuk membantu orang sakit. Mereka juga akan mengetahui masa depan dengan menggunakan sihir dan 'melemparkan tulang' di mana mereka akan melemparkan tulang (atau kadang-kadang barang lain seperti cangkang) dan kemudian memberitahu keberuntungan orang tersebut dari cara tulang jatuh.

Pengrajin tertentu dianggap menggunakan sihir dalam kerajinan mereka. Para pengrajin yang paling kuat adalah para pekerja besi. Pekerja besi akan menjaga rahasia bagaimana mereka menempa besi di dalam kelompok mereka untuk menjaga misteri dan kekuatan kerajinan mereka.

Ritual

Ritual dan upacara adat memainkan peran penting dalam masyarakat. Topeng, genderang, nyanyian, dan tarian sering menjadi bagian dari ritual. Umumnya ritual memanggil roh nenek moyang atau roh alam untuk meminta pertolongan dan bantuan.

Fakta Menarik tentang Agama Tradisional Afrika Kuno
  • Orang-orang dari Kekaisaran Mali percaya pada kekuatan magis yang disebut 'nyama.'
  • Keyakinan agama orang Afrika memengaruhi semua aspek kehidupan sehari-hari mereka termasuk makanan, pekerjaan, dan kehidupan keluarga mereka.
  • Mereka percaya pada roh baik dan jahat. Roh yang baik akan melindungi mereka, sedangkan roh jahat bisa membuat mereka sakit atau membuat mereka berperilaku buruk.
  • Di daerah kering Afrika, pastor tertentu akan mengkhususkan diri sebagai 'pembuat hujan'. Mereka akan mengusir roh jahat yang mungkin menyebabkan kekeringan dan meminta bantuan dari roh yang baik tentang bagaimana mereka bisa membuat hujan turun.
  • Meskipun banyak orang Afrika saat ini mengidentifikasi dengan Kristen atau Islam sebagai agama mereka, banyak dari mereka masih berpartisipasi dalam ritual tradisional Afrika.
  • Beberapa kepercayaan dan ritual tradisional dari Afrika menyebar ke Amerika di tempat-tempat seperti Brasil dan Kuba.