Sumeria

Sumeria

Sejarah >> Mesopotamia Kuno

Bangsa Sumeria diperkirakan membentuk peradaban manusia pertama dalam sejarah dunia. Mereka tinggal di Mesopotamia selatan, antara Sungai Tigris dan Efrat di Timur Tengah.

Kota-kota Sumeria
Dinasti Sumeriaoleh Crates Cradle of Civilization

Banyak sejarawan berpikir bahwa kota besar dan kecil pertama kali terbentuk di Sumeria sekitar 5000 SM. Pengembara pindah ke tanah subur dan mulai membentuk desa-desa kecil yang perlahan-lahan tumbuh menjadi kota-kota besar. Akhirnya kota-kota tersebut berkembang menjadi peradaban Sumeria. Tanah ini sering disebut 'Cradle of Civilization'.

Kota-Negara Sumer

Ketika desa-desa Sumeria tumbuh menjadi kota-kota besar, mereka membentuk negara-kota. Di sinilah pemerintah kota akan mengatur kota serta tanah di sekitarnya. Negara-kota ini sering bertengkar satu sama lain. Mereka membangun tembok di sekitar kota mereka untuk perlindungan. Lahan pertanian berada di luar tembok, tetapi orang-orang akan mundur ke kota ketika penjajah datang.

Ada banyak negara kota di seluruh Sumeria. Beberapa negara kota yang paling kuat termasuk Eridu, Bad-tibura, Shuruppak, Uruk, Sippar, dan Ur. Eridu dianggap sebagai kota besar pertama yang terbentuk dan salah satu kota tertua di dunia.

Penguasa dan Pemerintah Sumeria

Setiap negara kota memiliki penguasanya sendiri. Mereka menggunakan berbagai sebutan seperti lugal, en, atau ensi. Penguasa itu seperti raja atau gubernur. Penguasa kota sering kali menjadi imam besar dalam agama mereka juga. Ini memberinya kekuatan lebih. Raja yang paling terkenal adalah Gilgames dari Uruk yang merupakan subjek dari Epic of Gilgames, salah satu karya sastra tertua di dunia yang masih ada.

Selain raja atau gubernur, ada pemerintahan yang cukup kompleks dengan pejabat yang membantu mengatur proyek pembangunan kota dan menjaga jalannya kota. Ada juga undang-undang yang harus diikuti oleh warga atau menghadapi hukuman. Penemuan pemerintah sering dikreditkan ke Sumeria.

Agama

Setiap negara kota juga memiliki tuhannya sendiri. Di tengah setiap kota ada kuil besar untuk dewa kota yang disebut ziggurat. Ziggurat tampak seperti piramida bertingkat dengan puncak datar. Di sini para pendeta akan melakukan ritual dan pengorbanan.

Penemuan dan Teknologi Penting

Salah satu kontribusi besar bangsa Sumeria terhadap peradaban adalah banyaknya penemuan mereka. Mereka menemukan bentuk tulisan pertama, sistem bilangan, kendaraan roda pertama, batu bata yang dijemur, dan irigasi untuk pertanian. Semua itu penting bagi perkembangan peradaban manusia.

Mereka juga memiliki ketertarikan pada sains termasuk astronomi dan pergerakan bulan dan bintang. Mereka menggunakan informasi ini untuk membuat kalender yang lebih akurat.

Fakta Menarik Tentang Bangsa Sumeria
  • Sistem nomor mereka didasarkan pada angka 60, seperti sistem kami yang didasarkan pada angka 10. Mereka menggunakan ini ketika mereka membuat 60 menit dalam satu jam dan 360 derajat dalam lingkaran. Kami masih menggunakan divisi ini hari ini.
  • Beberapa sejarawan berpendapat bahwa ziggurat di kota Eridu adalah Menara Babel dari Alkitab.
  • Beberapa negara kota cukup besar. Ur diperkirakan yang terbesar dan mungkin memiliki populasi 65.000 orang pada puncaknya.
  • Bangunan dan rumah mereka terbuat dari batu bata yang dijemur.
  • Bahasa Sumeria akhirnya digantikan oleh bahasa Akkadia sekitar 2500 SM.