Santo Lusia

Saint Lucia, sebuah negara kepulauan di Laut Karibia, memiliki sejarah yang kaya sejak suku Indian Arawak dan Karibia. Setelah dijajah oleh Spanyol dan kemudian Inggris, negara ini memperoleh kemerdekaan pada tahun 1979 dengan tetap mempertahankan Ratu Elizabeth II sebagai rajanya. Pulau vulkanik dan pegunungan ini, dengan piton kembarnya sebagai simbol nasional, terkenal dengan lembah subur dan iklim tropisnya. Penduduk yang mayoritas beragama Katolik Roma berbicara bahasa Inggris dan bahasa Prancis dalam bahasa patois. Perekonomian Saint Lucia bergantung pada pertanian, khususnya pisang dan kelapa, serta pariwisata dan manufaktur ringan.


Negara kecil di Karibia ini menawarkan perpaduan unik antara keindahan alam, keanekaragaman budaya, dan potensi ekonomi. Dari bentang alamnya yang hijau hingga pantai berpasirnya, Saint Lucia memikat pengunjung dengan kemegahan pemandangannya. Meskipun pertanian dan pariwisata tetap menjadi pilar perekonomian negara ini, pemanfaatan manufaktur ringan dan sumber daya mineral di negara ini memberikan peluang untuk pengembangan lebih lanjut. Menyeimbangkan kemajuan ekonomi dengan pelestarian lingkungan akan sangat penting bagi masa depan Saint Lucia yang berkelanjutan.

Bendera Negara Saint Lucia

Modal: pengecoran

Populasi: 182.790

Sejarah Singkat Saint Lucia:

Saint Lucia adalah negara kepulauan di Laut Karibia. Pulau ini dianggap sebagai bagian dari Kepulauan Windward dan mendapatkan namanya dari orang Prancis yang menamakannya setelah St. Lucy dari Syracuse.

Penghuni pertama adalah penduduk asli Amerika Arawak. Kemudian Karibia mengambil alih pulau itu. Orang Spanyol pertama kali mendarat di pulau ini pada akhir abad ke-15 atau awal abad ke-16, namun pos perdagangan pertama baru didirikan pada abad ke-17. Mereka menghadapi kesulitan dari Karibia yang tidak bersahabat.

Pada tahun 1815 Inggris menguasai pulau itu terutama untuk mengembangkan industri gula. Pada tahun 1979 Saint Lucia menjadi negara merdeka penuh meskipun negara tersebut masih menganggap Ratu Elizabeth II sebagai ratunya. Pulau ini adalah anggota CARICOM, Komunitas Karibia dan Pasar Bersama. Dua peraih Nobel menyebut Saint Lucia sebagai rumahnya, Derek Walcott dan Arthur Lewis.



Peta Negara Saint Lucia

Geografi Saint Lucia

Ukuran Jumlah: 616 km persegi

Perbandingan Ukuran: 3,5 kali ukuran Washington, DC

Koordinat Geografis: 13 53 N, 60 58 W

Wilayah atau Benua Dunia: Amerika Tengah

Medan Umum: vulkanik dan pegunungan dengan beberapa lembah yang luas dan subur

Titik Rendah Geografis: Laut Karibia 0 m

Titik Tinggi Geografis: Gunung Gimie 950 m

Iklim: tropis, dimoderasi oleh angin pasat timur laut; musim kemarau bulan Januari sampai April, musim hujan Mei sampai Agustus

Kota-kota besar: CASTRIE (modal) 15.000 (2009)

Rakyat Saint Lucia

Jenis Pemerintahan: demokrasi parlementer

Bahasa yang Digunakan: Inggris (resmi), patois Prancis

Kemerdekaan: 22 Februari 1979 (dari Inggris)

Libur nasional: Hari Kemerdekaan, 22 Februari (1979)

Kebangsaan: Santo Lucian

Agama: Katolik Roma 67,5%, Advent Hari Ketujuh 8,5%, Pantekosta 5,7%, Anglikan 2%, Evangelis 2%, Kristen lainnya 5,1%, Rastafarian 2,1%, lainnya 1,1%, tidak disebutkan 1,5%, tidak ada 4,5% (sensus 2001)

Simbol nasional: piton kembar (puncak gunung berapi); Burung beo Saint Lucia

Lagu atau Lagu Kebangsaan: Putra dan Putri St.Lucia

Ekonomi Saint Lucia

Industri Besar: pakaian, perakitan komponen elektronik, minuman, kotak karton bergelombang, pariwisata; pengolahan kapur, pengolahan kelapa

Produk pertanian: pisang, kelapa, sayur mayur, jeruk, umbi-umbian, kakao

Sumber daya alam: hutan, pantai berpasir, mineral (batu apung), mata air mineral, potensi panas bumi

Ekspor Utama: pisang 41%, sandang, kakao, sayur mayur, buah-buahan, minyak kelapa

Impor Utama: makanan 23%, barang jadi 21%, mesin dan alat transportasi 19%, bahan kimia, bahan bakar

Mata uang: Dolar Karibia Timur (XCD)

PDB Nasional: $2.183.000.000




** Sumber populasi (perkiraan tahun 2012) dan PDB (perkiraan tahun 2011) adalah CIA World Factbook.

Halaman Beranda