Biografi Plato

Plato (427 SM - 347 SM) adalah seorang filsuf dan matematikawan Yunani terkenal dari Athena, terkenal karena membantu mendirikan landasan filsafat Barat dan mendirikan Akademi di Athena. Ia adalah murid filsuf terkenal Socrates dan banyak menulis dalam bentuk dialog, menampilkan Socrates sebagai tokoh utama. Karya Plato yang paling terkenal, “The Republic,” mengeksplorasi makna keadilan dan mengusulkan gagasan “raja filsuf” sebagai penguasa ideal.


Warisan Plato mempunyai dampak yang besar terhadap pemikiran dan pendidikan Barat. Dialog-dialognya, khususnya “Republik,” telah dipelajari selama lebih dari 2.000 tahun dan terus dipelajari di universitas-universitas hingga saat ini. Kontribusi Plato terhadap filsafat, matematika, dan pendirian Akademi telah mengokohkan posisinya sebagai salah satu pemikir paling berpengaruh dalam sejarah manusia. Ide-idenya mengenai keadilan, pemerintahan, dan pencarian ilmu pengetahuan telah membentuk peradaban Barat dan terus menginspirasi para cendekiawan dan pemikir di seluruh dunia.

Piring


Plato dari Sekolah Athena
Pengarang: Raffaello Sanzio

  • Pekerjaan: Filsuf dan Matematikawan
  • Dilahirkan: 427 SM di Athena, Yunani
  • Mati: 347 SM di Athena, Yunani
  • Terkenal karena: Filsuf Yunani yang membantu membentuk landasan filsafat Barat dan mendirikan Akademi di Athena.
Biografi:

Tumbuh di Athena

Plato dibesarkan di negara kota Yunani, Athena, selama Periode Klasik Yunani Kuno. Meskipun para sejarawan tidak mengetahui banyak tentang kehidupan awal Plato, mereka mengetahui bahwa ia berasal dari keluarga kaya dan kemungkinan besar memiliki dua saudara laki-laki dan satu saudara perempuan. Dia akan diajar oleh guru-guru Yunani terbaik tentang berbagai mata pelajaran termasuk musik, senam, matematika, tata bahasa, dan filsafat.

Perang Peloponnesia

Sebagian besar masa muda Plato dipengaruhi oleh Perang Peloponnesia antara Athena dan Sparta. Kemungkinan besar Plato bertugas di tentara Athena pada awal kehidupannya. Perang tidak diragukan lagi mempengaruhi kehidupan dan filosofinya.

Bertemu Socrates

Seiring bertambahnya usia Plato, ia menjadi lebih tertarik pada bidang akademis dan filsafat. Ia menjadi murid dan pengikut dekat filsuf terkenal itu Socrates . Socrates akan mengadakan percakapan dengan murid-muridnya tentang berbagai aspek politik dan kehidupan. Mereka kemudian akan memecah masalah dan menghasilkan teori mengenai masalah tersebut. Gaya mengajar dan belajar Socrates menjadi landasan tulisan Plato.

Perjalanan dan Belajar

Pada tahun 399 SM, Socrates dieksekusi oleh para pemimpin Athena karena merusak generasi muda dan karena tidak mengakui dewa-dewa Athena. Plato meninggalkan Athena dan melakukan perjalanan keliling wilayah Mediterania selama dua belas tahun berikutnya. Selama itu, ia mengunjungi tempat-tempat seperti Italia, Mesir, dan Afrika Utara. Dia mempelajari semua jenis mata pelajaran termasuk sains, matematika, dan filsafat.

Dialog

Ketika Plato sedang melakukan perjalanan keliling Mediterania, dia mulai menulis. Ia menulis dengan gaya menarik yang disebut 'dialog'. Dalam dialognya, Plato akan memperkenalkan beberapa tokoh yang akan membahas suatu topik dengan saling bertanya. Bentuk ini memungkinkan Plato mengeksplorasi beberapa sisi argumen dan memperkenalkan ide-ide baru.

Banyak dialog Plato menampilkan mantan gurunya Socrates sebagai tokoh utama. Sebagian besar yang diketahui tentang filsafat Socrates berasal dari dialog-dialog Plato. Dia menulis empat dialog tentang hari-hari terakhir Socrates termasukPermintaan Maafdi mana Socrates membela diri sebelum dijatuhi hukuman mati.

Republik

Tulisan Plato yang paling terkenal adalahRepublik. Di dalamRepublik, beberapa karakter membahas tentang arti keadilan dan kaitannya dengan kebahagiaan. Socrates sekali lagi menjadi tokoh utama dalam dialog tersebut dan dia membahas bagaimana adil atau tidak adil dapat mempengaruhi kehidupan seseorang. Mereka membahas berbagai aspek pemerintahan dan akhirnya menampilkan 'raja filsuf' sebagai penguasa ideal. Plato sampai pada kesimpulan bahwa filsuf harus menjadi raja, atau raja harus menjadi filsuf.

Mendirikan Akademi

Ketika Plato berusia sekitar 40 tahun, ia kembali ke Athena dan mendirikan sekolah bernama Akademi. Plato dan cendekiawan lainnya mengajar mata pelajaran seperti matematika, filsafat, biologi, dan astronomi di Akademi. Salah satu murid Plato adalah ilmuwan dan filsuf terkenal Aristoteles yang belajar di Akademi selama hampir 20 tahun.

Kematian dan Warisan

Plato meninggal sekitar tahun 347 SM di Athena. Tidak banyak yang diketahui tentang kematian ini, tapi dia berusia 80 tahun dan kemungkinan besar meninggal dalam tidurnya. Warisan Plato masih hidup dalam filsafat Barat modern. Tulisan-tulisannya telah dipelajari selama 2000 tahun terakhir dan masih dipelajari di universitas-universitas hingga saat ini.

Fakta Menarik Tentang Plato
  • Nama asli Plato mungkin adalah Aristocles yang diambil dari nama ayahnya. Plato mungkin merupakan nama panggilan yang berarti 'luas' atau 'luas'.
  • Dia berhubungan dengan anggota parlemen dan penyair terkenal Solon melalui ibunya.
  • Setelah Athena kalah dalam Perang Peloponnesia dari Sparta, Plato ditawari menjadi salah satu dari 'Tiga Puluh Tiran' yang memerintah Athena, namun ia menolak.
  • Plato juga sangat dipengaruhi oleh ahli matematika dan filsuf Pythagoras.