Cahaya


Ilmu Cahaya

Terbuat dari apakah cahaya?

Ini bukanlah pertanyaan yang mudah. Cahaya tidak memiliki massa dan tidak dianggap materi. Jadi apakah itu ada? Tentu saja! Kami tidak bisa hidup tanpa cahaya. Sekarang para ilmuwan mengatakan cahaya adalah bentuk energi yang terbuat dari foton. Cahaya itu unik karena berperilaku seperti partikel dan gelombang.

Mengapa cahaya menembus beberapa hal dan bukan yang lain?

Bergantung pada jenis materi yang bersentuhan dengannya, cahaya akan berperilaku berbeda. Terkadang cahaya akan melewati materi secara langsung, seperti udara atau air. Jenis materi ini disebut transparan. Objek lain sepenuhnya memantulkan cahaya, seperti binatang atau buku. Benda-benda ini disebut buram. Jenis objek ketiga melakukan keduanya dan cenderung menyebarkan cahaya. Benda-benda ini disebut benda tembus cahaya.

Cahaya membantu kita untuk bertahan hidup

Tanpa sinar matahari, dunia kita akan menjadi tempat gelap yang mati. Sinar matahari tidak hanya membantu kita melihat (yang juga sangat bagus). Sinar matahari membuat bumi tetap hangat, jadi bukan hanya bola beku di luar angkasa. Ini juga merupakan komponen utama dalam fotosintesis yang merupakan cara sebagian besar kehidupan tumbuhan di Bumi tumbuh dan mendapatkan nutrisi. Sinar matahari merupakan sumber energi sekaligus sumber vitamin D bagi manusia.

Kecepatan cahaya

Cahaya bergerak dengan kecepatan tercepat yang diketahui di alam semesta. Tidak ada yang bergerak lebih cepat dari (atau bahkan mendekati) kecepatan cahaya. Dalam ruang hampa, di mana tidak ada yang memperlambatnya, cahaya bergerak sejauh 186.282 mil per detik! Wow, cepat sekali! Saat cahaya merambat melalui materi, seperti udara atau air, ia melambat beberapa, tapi masih cukup cepat.

Untuk memberi Anda gambaran tentang seberapa cepat cahaya itu, kami akan memberi Anda beberapa contoh. Matahari hampir 93 juta mil dari Bumi. Diperlukan waktu sekitar 8 menit untuk mencapai cahaya dari Matahari ke Bumi. Dibutuhkan sekitar 1,3 detik bagi cahaya untuk berpindah dari bulan ke bumi.

Pembiasan

Biasanya, cahaya bergerak dalam jalur lurus yang disebut sinar, namun saat melewati bahan transparan, seperti air atau kaca, cahaya membelok atau berbelok. Ini karena bahan atau media yang berbeda memiliki kualitas yang berbeda pula. Dalam setiap jenis medium, apakah itu udara atau air atau kaca, panjang gelombang cahayanya akan berubah, tetapi frekuensinya tidak. Akibatnya arah dan kecepatan gelombang cahaya yang bergerak akan berubah dan cahaya akan tampak membelok atau berubah arah.



Salah satu contoh pembiasan adalah prisma. Prisma itu unik karena setiap warna cahaya dibiaskan ke sudut yang berbeda. Sehingga dapat mengambil cahaya putih dari Matahari dan memancarkan cahaya dengan berbagai warna.

Lensa menggunakan refraksi untuk membantu kita melihat sesuatu. Teleskop membantu kita untuk melihat sesuatu dari jauh dan mikroskop memungkinkan kita untuk melihat hal-hal yang sangat kecil. Bahkan kacamata pun menggunakan refraksi agar kita bisa melihat benda sehari-hari dengan lebih jelas.