Serikat Pekerja untuk Anak

Serikat buruh

Sejarah >> Revolusi industri

Serikat pekerja adalah kelompok pekerja yang besar, biasanya memiliki perdagangan atau profesi yang serupa, yang bergabung bersama untuk melindungi hak-hak pekerja. Revolusi Industri adalah masa ketika serikat pekerja nasional mulai terbentuk di Amerika Serikat.

Mengapa serikat pekerja pertama kali terbentuk?

Selama Revolusi Industri, kondisi kerja di pabrik, pabrik, dan tambang sangat buruk. Tidak seperti saat ini, pemerintah kurang berminat untuk menciptakan standar keselamatan atau mengatur bagaimana bisnis memperlakukan pekerja.

Pekerja industri biasanya bekerja berjam-jam dalam kondisi berbahaya dengan bayaran kecil. Banyak pekerja adalah imigran miskin yang tidak punya banyak pilihan selain tetap bekerja meskipun kondisi tersebut. Jika seorang karyawan mengeluh, mereka dipecat dan diganti.

Di beberapa titik, para pekerja mulai memberontak. Mereka bergabung bersama dan menciptakan serikat pekerja untuk memperjuangkan kondisi yang lebih aman, jam kerja yang lebih baik, dan kenaikan gaji. Mudah bagi pemilik pabrik untuk mengganti satu karyawan yang mengeluh, tetapi jauh lebih sulit untuk mengganti semua karyawannya jika mereka mogok bersama.

Apa yang mereka lakukan untuk membuat segalanya lebih baik?

Serikat pekerja mengorganisir pemogokan dan bernegosiasi dengan pengusaha untuk mendapatkan kondisi kerja dan gaji yang lebih baik. Selama Revolusi Industri, proses ini tidak selalu damai. Ketika majikan mencoba mengganti pekerja yang mogok, para pekerja terkadang melawan. Dalam beberapa kasus, keadaan menjadi begitu kejam sehingga pemerintah harus turun tangan dan memulihkan ketertiban.

Serikat Pertama

Prajurit Bertempur di Baltimore selama pemogokan
Pemogokan Kereta Api Besar tahun 1877
Sumber:Harper's WeeklyPada bagian awal Revolusi Industri, sebagian besar serikat pekerja lebih kecil dan bersifat lokal di kota atau negara bagian. Setelah Perang Saudara, serikat nasional mulai terbentuk. Salah satu serikat nasional pertama adalah Ksatria Buruh di tahun 1880-an. Itu tumbuh dengan cepat, tetapi dengan cepat runtuh. Serikat besar berikutnya yang akan dibentuk adalah Federasi Buruh Amerika (kadang-kadang disebut AFL). AFL didirikan pada tahun 1886 oleh Samuel Gompers. Ini menjadi kekuatan yang kuat dalam memperjuangkan hak-hak pekerja melalui pemogokan dan melalui politik.

Pemogokan Besar

Ada beberapa pemogokan besar yang terjadi selama Revolusi Industri. Salah satunya adalah Great Railroad Strike tahun 1877. Itu dimulai di Martinsburg, West Virginia setelah perusahaan B&O Railroad memotong gaji untuk ketiga kalinya dalam setahun. Pemogokan dengan cepat menyebar ke seluruh negeri. Ketika para pemogok mencoba menghentikan kereta api, pasukan federal dikirim untuk menghentikan pemogokan. Segalanya berubah menjadi kekerasan dan beberapa pemogok tewas. Pemogokan berakhir 45 hari setelah dimulai. Meskipun gaji tidak dipulihkan, para pekerja mulai melihat kekuatan yang mereka miliki melalui pemogokan.

Pemogokan terkenal lainnya termasuk Pemogokan Pabrik Baja Homestead tahun 1892 dan Pemogokan Pullman tahun 1894. Banyak dari pemogokan ini berakhir dengan kekerasan dan perusakan properti, tetapi akhirnya mulai berdampak pada tempat kerja dan kondisi berangsur-angsur membaik.

Serikat Pekerja Saat Ini

Sepanjang tahun 1900-an, serikat pekerja menjadi kekuatan yang kuat di bidang ekonomi dan politik. Saat ini, serikat pekerja tidak sekuat dulu, namun peran mereka masih penting di banyak industri. Beberapa serikat pekerja terbesar saat ini termasuk Asosiasi Pendidikan Nasional (guru), Serikat Pekerja Layanan Internasional, dan Teamsters.

Fakta Menarik tentang Serikat Pekerja selama Revolusi Industri
  • Pada tahun 1935, Undang-Undang Hubungan Perburuhan Nasional disahkan yang menjamin hak warga negara untuk membentuk serikat.
  • Pemilik bisnis terkadang memasukkan mata-mata ke dalam serikat dan kemudian memecat setiap pekerja yang mencoba bergabung.
  • Salah satu pemogokan paling awal dilakukan oleh Lowell Mill Girls pada tahun 1836. Pada saat itu, mereka menyebut pemogokan itu 'berbalik'.
  • Pemogokan di Chicago pada tahun 1886 berubah menjadi kerusuhan yang kemudian disebut Kerusuhan Haymarket. Empat dari para pemogok digantung setelah dinyatakan bersalah karena memulai kerusuhan.
  • Pada tahun 1947, Undang-Undang Taft-Hartley disahkan untuk membatasi kekuasaan serikat pekerja.