Josephine Baker

Josephine Baker

Josephine Baker di Paris
Josephine Bakeroleh Carl Van Vechten Biografi >> Hak-hak sipil
  • Pendudukan: Penari, Penyanyi, Aktor
  • Lahir: 3 Juni 1906 di St. Louis, Missouri
  • Meninggal: 12 April 1975 di Paris, Prancis
  • Nama panggilan: Mutiara Hitam, Jazz Cleopatra, Venus Perunggu
  • Terkenal karena: Menjadi pemain terkenal di Paris, mata-mata Perang Dunia II, dan aktivis hak-hak sipil
Biografi:

Di mana Josephine Baker tumbuh?

Josephine Baker lahir Freda Josephine McDonald pada tanggal 3 Juni 1906 di St. Louis, Missouri. Ayahnya adalah seorang drummer vaudeville bernama Eddie Carson yang meninggalkan Josephine dan ibunya, Carrie McDonald, pada usia dini.

Dengan kepergian ayahnya, Josephine mengalami masa kecil yang sulit. Ibunya bekerja keras sebagai tukang cuci, tetapi keluarganya sering kelaparan. Ketika Josephine berusia delapan tahun, dia harus pergi bekerja untuk mendapatkan makanan. Dia bekerja sebagai gadis pelayan di rumah orang kaya dan sebagai pelayan.

Menjadi Penari



Josephine suka menari dan terkadang menari di sudut jalan kota untuk mendapatkan uang. Dia segera mendapat pekerjaan menari untuk pertunjukan vaudeville lokal. Dia adalah seorang penari, aktris, dan penyanyi berbakat. Dia mulai mendapatkan peran yang lebih penting dan, pada tahun 1923, dia mendapatkan tempat di musikal BroadwayKocok Bersama.

Pindah ke Prancis

Pada tahun 1925, Josephine memutuskan untuk melakukan petualangan baru. Dia pindah ke Paris, Perancis untuk membintangi acara yang disebutLa Revue Negre. Pertunjukan itu menjadi hit dan Josephine memutuskan untuk menjadikan Paris rumah barunya. Tindakannya yang paling terkenal adalah tarian yang berlangsung selama pertunjukan berjudulMadness of the Day. Selama menari dia hanya mengenakan rok yang terbuat dari pisang.

Menjadi Terkenal

Selama sepuluh tahun berikutnya, Josephine menjadi salah satu bintang terbesar di Eropa. Dia bernyanyi di rekaman populer, menari dalam pertunjukan, dan membintangi film. Josephine juga menjadi kaya. Dia membeli rumah besar di Prancis selatan yang disebut Chateau des Milandes. Nanti, dia akan mengadopsi 12 anak dari berbagai negara yang dia sebut 'Suku Pelangi.'

Mata-mata Perang Dunia II

Selama perang dunia II , Josephine direkrut ke mata-mata untuk Perlawanan Prancis . Karena dia adalah seorang selebriti terkenal, dia diundang ke pesta-pesta penting dan diijinkan berkeliling Eropa tanpa dicurigai. Dia menyampaikan pesan rahasia tentang Jerman seperti lokasi pasukan dan lapangan terbang menggunakan tinta tak terlihat pada lembaran musiknya. Setelah perang, dia dianugerahiCroix de guerre Prancis(Cross of war) danRosette de la Resistance(Medali Perlawanan Prancis).

Kembali ke Amerika Serikat

Josephine pertama kali mencoba kembali ke Amerika Serikat pada tahun 1936 untuk membintangiZiegfeld Follies. Sayangnya, dia menerima ulasan yang buruk dan kembali ke Prancis. Namun, Josephine kembali lagi pada tahun 1950-an. Kali ini dia menerima sambutan hangat dan banyak sekali penonton yang datang untuk melihatnya.

Aktivis hak asasi manusia

Ketika Baker kembali ke Amerika Serikat, beberapa klub ingin dia tampil untuk penonton yang terpisah (di mana hanya orang kulit putih atau kulit hitam yang hadir). Josephine sangat tidak setuju. Dia menolak tampil untuk penonton terpisah. Dia juga berbicara menentang klub dan hotel yang menolak layanan orang kulit hitam.

Pada tahun 1963, Josephine berperan serta dalam Maret di Washington dengan Martin Luther King, Jr. Dia berbicara di depan 250.000 orang yang mengenakan seragam Perlawanan Prancis. Dalam pidatonya dia berbicara tentang kebebasan yang dia miliki di Prancis dan bagaimana dia berharap kebebasan yang sama akan segera datang ke Amerika Serikat.

Kematian

Pada tahun 1975, Josephine membintangi sebuah pertunjukan yang mengulas 50 tahun karirnya sebagai pemain di Paris. Pertunjukan tersebut terjual habis dan bintang-bintang besar termasuk Mick Jagger, Diana Ross, dan Sophia Loren hadir. Beberapa hari setelah pertunjukan dibuka, pada 12 April 1975, Josephine meninggal karena pendarahan otak.

Fakta Menarik tentang Josephine Baker
  • Dia memiliki berbagai hewan peliharaan eksotis termasuk macan tutul bernama Chiquita dan simpanse bernama Ethel.
  • Anak-anak angkat Josephine akan menghibur dan menyanyikan lagu-lagu untuk membayar pengunjung rumahnya.
  • NAACP menyebut tanggal 20 Mei sebagai Hari Josephine Baker.
  • Dia diminta oleh Coretta Scott King untuk menjadi pemimpin baru gerakan hak-hak sipil di Amerika Serikat setelah Martin Luther King, Jr. meninggal. Baker menolak karena dia tidak ingin meninggalkan anak-anaknya.
  • Dia berteman dekat dengan aktris terkenal Grace Kelly.