Energi panas

Ilmu Panas


Panas adalah perpindahan energi dari satu benda ke benda lain karena perbedaan suhu. Panas dapat diukur dalam joule, BTU (British thermal unit), atau kalori.

Panas dan suhu sangat erat kaitannya, tetapi keduanya bukanlah hal yang sama. Suhu suatu benda ditentukan oleh seberapa cepat molekulnya bergerak. Semakin cepat molekul bergerak, semakin tinggi suhunya. Kami mengatakan benda yang memiliki suhu tinggi itu panas dan benda dengan suhu rendah itu dingin.

Mentransfer Panas

Ketika dua benda digabungkan atau saling bersentuhan, molekulnya akan mentransfer energi yang disebut panas. Mereka akan mencoba sampai pada titik di mana keduanya memiliki suhu yang sama. Ini disebut kesetimbangan. Panas akan mengalir dari benda yang lebih panas ke yang lebih dingin. Molekul di objek yang lebih dingin akan melambat dan molekul di objek yang lebih dingin akan semakin cepat. Akhirnya mereka akan sampai pada titik di mana mereka memiliki suhu yang sama.

Ini terjadi sepanjang waktu di sekitar Anda. Misalnya, saat Anda mengambil es batu dan memasukkannya ke dalam soda hangat. Es batu akan menjadi lebih hangat dan meleleh, sedangkan soda akan menjadi dingin.

Objek Panas Perluas



Ketika sesuatu menjadi lebih panas, itu akan mengembang, atau menjadi lebih besar. Pada saat yang sama, ketika sesuatu menjadi lebih dingin, itu akan menyusut. Properti ini digunakan untuk membuat air raksa termometer. Garis di termometer sebenarnya adalah merkuri cair. Saat cairan semakin panas, ia akan mengembang dan naik di termometer untuk menunjukkan suhu yang lebih tinggi. Pemuaian dan kontraksi karena suhulah yang memungkinkan termometer bekerja.

Konduksi Panas

Ketika panas berpindah dari satu objek ke objek lainnya, ini disebut konduksi. Beberapa bahan menghantarkan panas lebih baik daripada yang lain. Logam, misalnya, adalah konduktor panas yang baik. Kami menggunakan logam dalam panci dan wajan untuk memasak karena itu akan memindahkan panas dari api ke makanan kami dengan cepat. Kain, seperti selimut, bukanlah konduktor panas yang baik. Karena itu bukan konduktor yang baik, selimut bekerja dengan baik untuk membuat kita tetap hangat di malam hari karena tidak akan mengalirkan panas dari tubuh kita ke udara dingin.

Status Berubah Masalah

Panas berdampak pada keadaan materi. Materi dapat berubah keadaan berdasarkan panas atau suhu. Ada tiga keadaan yang dapat diambil materi bergantung pada suhunya: padat, cair, dan gas. Misalnya, jika air dingin dan molekulnya bergerak sangat lambat, air akan menjadi padat (es). Jika sedikit menghangat, es akan mencair dan air menjadi cair. Jika Anda menambahkan banyak panas ke air, molekul akan bergerak sangat cepat dan menjadi gas (uap).