Elemen - Arsenik

Arsenik

Unsur arsen

<---Germanium Selenium --->
  • Simbol: As
  • Nomor atom: 33
  • Berat Atom: 74.92
  • Klasifikasi: Metaloid
  • Fase pada Suhu Kamar: Solid
  • Densitas: 5,727 gram per cm kubik
  • Titik lebur: 817 ° C, 1503 ° F
  • Titik Didih (Titik Sublimasi): 614 ° C, 1137 ° F
  • Ditemukan oleh: Albertus Magnus tahun 1250
Arsenik adalah unsur ketiga di kolom kelima belas dari tabel periodik. Ini diklasifikasikan sebagai metaloid karena ia memiliki beberapa sifat yang mirip dengan logam dan yang lainnya bukan logam. Atom arsenik memiliki 33 elektron dan 33 proton dengan 5 elektron valensi di kulit terluarnya.

Karakteristik dan Sifat

Arsenik ada di sejumlah alotrop. Alotrop adalah struktur berbeda dari elemen yang sama. Meskipun mereka terdiri dari elemen yang sama, strukturnya yang berbeda dapat memiliki karakteristik yang sangat berbeda. Misalnya, karbon memiliki alotrop grafit dan intan.

Dua alotrop paling umum arsenik berwarna kuning dan abu-abu metalik. Arsen abu-abu adalah padatan mengkilap yang rapuh. Arsenik kuning lembut dan seperti lilin. Arsenik kuning bersifat reaktif dan sangat beracun. Ini berubah menjadi arsen abu-abu saat terkena cahaya pada suhu kamar. Alotrop lainnya adalah arsen hitam.

Seberapa beracun arsenik?

Arsenik mungkin paling terkenal karena toksisitasnya yang tinggi. Artinya sangat beracun. Banyak senyawanya juga beracun. Terlalu banyak arsenik dapat dengan cepat membunuh seseorang dan telah digunakan dalam pembunuhan sepanjang sejarah. Selain itu, paparan arsenik dalam jumlah kecil dari waktu ke waktu dapat menyebabkan banyak masalah kesehatan. Ada banyak undang-undang tentang bagaimana arsenik harus ditangani dan dibuang saat digunakan dalam industri.

Dimanakah itu ditemukan di Bumi?

Arsenik ditemukan di kerak bumi. Ini dapat ditemukan dalam bentuk bebasnya, tetapi ini jarang terjadi. Kebanyakan arsenik ada dalam mineral seperti realgar, mispickel (arsenopyrite), dan orpiment. Arsenik untuk keperluan industri umumnya diproduksi sebagai produk sampingan dari pertambangan emas, perak, dan tembaga.

Bagaimana arsenik digunakan saat ini?

Arsenik telah digunakan di masa lalu sebagai insektisida serta pengawet kayu. Karena masalah lingkungan, bahan ini tidak lagi digunakan sebagai insektisida dan dihentikan secara bertahap sebagai pengawet kayu di Amerika Serikat. Sebagai pengawet kayu, senyawa tembaga arsenat membantu menghentikan pembusukan kayu dan juga mencegah rayap dan serangga lain merusak kayu.

Arsenik dikombinasikan dengan galium untuk menghasilkan galium arsenida untuk digunakan dalam elektronika kecepatan tinggi dan optoelektronik. Aplikasi lain untuk arsenik termasuk paduan logam dan pembuatan kaca.

Bagaimana itu ditemukan?

Arsenik telah dikenal sejak zaman kuno sebagai bagian dari senyawa dengan belerang. Diperkirakan bahwa ini pertama kali diisolasi selama Abad Pertengahan oleh filsuf Jerman Albertus Magnus pada tahun 1250.

Dari mana asal nama arsenik?

Arsenik mungkin mendapatkan namanya dari kata Yunani 'arsenikon' yang berarti 'pigmen kuning' atau 'arsenikos' yang berarti 'kuat'.

Isotop

Arsenik terjadi di alam dalam satu isotop stabil yaitu arsen-75.

Fakta Menarik tentang Arsenik
  • Ketika dipanaskan di udara, ia bergabung dengan oksigen untuk menghasilkan arsenik trioksida.
  • Terlepas dari betapa beracunnya arsenik, jumlah yang sangat kecil dianggap penting bagi kesehatan hewan.
  • Arsenik tidak meleleh di bawah tekanan standar, tetapi langsung menyublim menjadi gas. Itu hanya meleleh di bawah tekanan tinggi.
  • Kami menganjurkan agar Anda JANGAN PERNAH menggunakan, menangani, atau bereksperimen dengan arsenik atau senyawanya. Itu sangat berbahaya.


Lebih lanjut tentang Elemen dan Tabel Periodik

Elemen
Tabel periodik

Logam Alkali
Litium
Sodium
Kalium

Logam Alkali Tanah
Berilium
Magnesium
Kalsium
Radium

Logam Transisi
Skandium
Titanium
Vanadium
Chromium
Mangan
Besi
Kobalt
Nikel
Tembaga
Seng
Perak
Platinum
Emas
Air raksa
Logam Pasca-transisi
Aluminium
Gallium
Percaya
Memimpin

Metaloid
Boron
Silicon
Germanium
Arsenik

Bukan logam
Hidrogen
Karbon
Nitrogen
Oksigen
Fosfor
Sulfur
Halogen
Fluor
Klorin
Yodium

Gas mulia
Helium
Neon
Argon

Lantanida dan Aktinida
Uranium
Plutonium

Lebih Banyak Subjek Kimia

Masalah
Atom
Molekul
Isotop
Padatan, Cairan, Gas
Mencair dan Mendidih
Ikatan Kimia
Reaksi kimia
Radioaktivitas dan Radiasi
Campuran dan Senyawa
Senyawa Penamaan
Campuran
Memisahkan Campuran
Solusi
Asam dan basa
Kristal
Logam
Garam dan Sabun
air
Lain
Glosarium dan Istilah
Alat Laboratorium Kimia
Kimia organik
Kimiawan Terkenal