Kehidupan sehari-hari

Kehidupan sehari-hari

Meskipun kita kebanyakan mendengar tentang kekayaan luar biasa dari raja-raja Afrika Kuno, kehidupan sehari-hari rata-rata orang jauh berbeda. Orang biasa di Afrika Kuno biasanya sangat miskin dan harus bekerja keras sepanjang hidup mereka.

Pekerjaan Umum
  • Petani - Kebanyakan orang di Afrika Kuno adalah petani. Mereka menghabiskan sebagian besar hari mereka bekerja di lahan dengan menanam tanaman seperti ubi, sorgum, barley, dan gandum. Beberapa orang mencari ikan untuk dimakan atau memelihara ternak seperti sapi dan domba.


  • Pedagang - Pedagang memainkan peran penting dalam perekonomian Afrika Kuno. Mereka memindahkan barang melintasi Gurun Sahara menggunakan karavan unta. Beberapa pedagang menjadi kaya dan memegang posisi tinggi di masyarakat.


  • Pengrajin -Partisan termasuk pandai besi, penenun, penjahit, perhiasan, dan pembuat perkakas. Di beberapa masyarakat Afrika Kuno, pengrajin dianggap memiliki kekuatan magis.


  • Prajurit - Prajurit penting di kerajaan besar Afrika Kuno seperti Mali dan Kerajaan Songhai. Prajurit profesional menjaga perdamaian dan mempertahankan kekuasaan untuk kaisar. Selama masa perang besar, petani diharuskan bergabung dengan tentara dan membantu berperang.


  • Budak - Ada juga banyak budak di Afrika Kuno. Budak sering kali ditangkap dari suku musuh selama perang atau dilahirkan dalam perbudakan. Kadang-kadang penjahat dipaksa menjadi budak sebagai hukuman.
Jenis Rumah



Kebanyakan orang Afrika Kuno tinggal di gubuk beratap jerami dengan dinding yang terbuat dari tanah liat dan jerami. Umumnya gubuk-gubuk ini berbentuk bulat dan memiliki satu ruangan. Rumah bangsawan dan raja sering kali terbuat dari kayu dan batu.

Apa yang mereka makan?

Tergantung di mana orang tinggal di Afrika, mereka makan makanan yang berbeda. Setiap daerah memiliki tanaman pokok utama yang menjadi sumber makanan mayoritas mereka. Mereka kemudian akan melengkapi tanaman ini dengan ikan, daging, dan sayuran yang dapat mereka tanam atau berburu di tempat mereka tinggal. Makanan pokok yang ditanam petani antara lain gandum, ubi jalar, jagung, dan beras.

Apa yang mereka pakai?

Karena sangat panas di Afrika, orang-orang Afrika Kuno tidak memakai banyak pakaian. Sebagian besar waktu, mereka berkeliling telanjang. Namun, untuk upacara dan pertemuan khusus, mereka terkadang mengenakan cawat atau tunik. Ketika Islam menjadi agama yang lebih populer di Afrika, orang mulai memakai lebih banyak pakaian. Bahan khasnya termasuk kulit binatang, bulu, kapas, dan beberapa daerah bahkan membuat pakaian dari kulit pohon.

Orang-orang Afrika Kuno juga memakai perhiasan dan riasan. Perhiasan dibuat dari barang yang berbeda tergantung di mana orang tinggal termasuk emas, kerang, bulu, dan batu permata.

Fakta Menarik tentang Kehidupan Sehari-hari di Afrika Kuno
  • Ubi digunakan di Afrika Barat untuk membuat makanan pokok yang disebut 'fufu.' Fufu akan digulung menjadi bola dan kemudian dicelupkan ke dalam sup untuk diberi rasa.
  • Anak-anak sering dianggap dewasa pada usia sekitar 12 tahun.
  • Musisi dan pendongeng Afrika disebut 'griot'.
  • Anak perempuan biasanya menikah sekitar usia 12 atau 13 tahun. Ayah mereka memilih suami.
  • Para petani Kekaisaran Mali adalah bagian dari kasta masyarakat yang dihormati yang disebut horonnu. Para petani juga bertempur di militer dan berpartisipasi dalam pemerintahan lokal.