Rabu Abu


Rabu Abu

Apa yang dirayakan Rabu Abu?

Rabu Abu adalah hari libur Kristen. Itu memulai musim Prapaskah, yaitu 40 hari, belum termasuk hari Minggu, puasa dan pertobatan sebelum perayaan Paskah.

Kapan Rabu Abu?

Rabu Abu terjadi 46 hari sebelum Paskah. Karena Paskah berpindah-pindah di kalender, begitu pula Rabu Abu. Tanggal paling awal terjadinya adalah 4 Februari dan paling lambat 10 Maret.

Berikut adalah beberapa tanggal untuk Rabu Abu:
  • 22 Februari 2012
  • 13 Februari 2013
  • 5 Maret 2014
  • 18 Februari 2015
  • 10 Februari 2016
  • 1 Maret 2017
  • 14 Februari 2018
  • 6 Maret 2019
  • 26 Februari 2020
Apa yang orang lakukan untuk merayakannya?

Banyak orang Kristen menghadiri kebaktian Rabu Abu di gereja mereka. Selama kebaktian ini pendeta atau pendeta boleh menggosokkan tanda salib di dahi mereka dengan menggunakan abu. Abu melambangkan dukacita dan pertobatan. Kadang-kadang abu dikumpulkan dari pembakaran palem pada Minggu Palem tahun sebelumnya.

Umat ​​Kristen sering berpuasa pada Rabu Abu. Mereka diizinkan untuk makan satu kali penuh dan dua kali makan kecil, tetapi banyak yang berpuasa untuk hari itu dengan roti dan air. Mereka juga tidak makan daging pada hari ini.

Puasa dapat berlanjut selama Prapaskah dan terutama pada hari Jumat Agung. Selain berpuasa, umat Kristiani seringkali merelakan sesuatu untuk Prapaskah sebagai persembahan korban. Ini biasanya adalah sesuatu yang disukai orang-orang seperti makan cokelat, bermain video game, air panas untuk mandi, atau bahkan tidur di tempat tidur.

Sejarah Rabu Abu

Hari Rabu Abu tidak disebutkan dalam Alkitab, tetapi untuk menghormati peristiwa yang terjadi di dalam Alkitab. 40 hari Prapaskah dimaksudkan untuk menandakan 40 hari yang Yesus habiskan di padang gurun untuk dicobai oleh iblis. Debu abu disebutkan dalam Alkitab sebagai tanda berkabung dan pertobatan. Salib yang digambar di dahi melambangkan salib tempat Yesus mati untuk menyucikan dunia dari dosa-dosanya.

Diyakini bahwa Rabu Abu pertama kali dirayakan di Abad Pertengahan sekitar abad ke-8. Ini pertama kali disebut Hari Abu. Sejak itu praktik tersebut telah menjadi ritual tahunan di banyak gereja Kristen termasuk Katolik, Lutheran, dan Metodis.

Fakta Tentang Rabu Abu
  • Rabu Abu terjadi sehari setelah Mardi Gras atau hari terakhir karnaval.
  • Pada Abad Pertengahan, abu ditaburkan di kepala, bukan di salib di dahi.
  • Banyak orang menyimpan abu di dahi mereka sepanjang hari. Itu adalah tanda bahwa mereka adalah orang berdosa dan membutuhkan pengampunan Tuhan.
  • Karena merayakan Rabu Abu tidak diperintahkan dalam Alkitab, di beberapa gereja Kristen ada pilihan untuk mematuhinya. Ini termasuk Prapaskah juga.
  • Jangka waktu 40 hari sering digunakan dalam Alkitab.
Liburan Februari
tahun baru Imlek
Hari Kebebasan Nasional
hari yang berulang
hari Valentine
Hari presiden
Mardi Gras
Rabu Abu