Apartheid

Apartheid

Tanda Apartheid
Apartheid
oleh Ulrich Stelzner Apa itu apartheid?

Apartheid adalah sistem yang diterapkan Afrika Selatan yang memisahkan orang berdasarkan ras dan warna kulit mereka. Ada hukum yang memaksa orang kulit putih dan orang kulit hitam untuk hidup dan bekerja terpisah satu sama lain. Meskipun jumlah orang kulit putih lebih sedikit daripada orang kulit hitam, undang-undang apartheid mengizinkan orang kulit putih untuk memerintah negara dan menegakkan hukum.

Bagaimana awalnya?

Apartheid menjadi undang-undang setelah Partai Nasional memenangkan pemilu tahun 1948. Mereka menyatakan daerah tertentu hanya putih dan daerah lain hanya hitam. Banyak orang memprotes apartheid sejak awal, tetapi mereka diberi label komunis dan dimasukkan ke dalam penjara.

Hidup di Bawah Apartheid

Hidup di bawah apartheid tidak adil bagi orang kulit hitam. Mereka dipaksa untuk tinggal di daerah tertentu dan tidak diizinkan untuk memilih atau bepergian di daerah 'putih' tanpa dokumen. Orang kulit hitam dan orang kulit putih tidak diperbolehkan menikah satu sama lain. Banyak orang kulit hitam, Asia, dan orang kulit berwarna lainnya dipaksa keluar dari rumah mereka dan masuk ke area yang diatur yang disebut 'tanah air.'

Pemerintah juga mengambil alih sekolah dan memaksa pemisahan siswa kulit putih dan kulit hitam. Tanda-tanda dipasang di banyak area yang menyatakan area ini untuk 'orang kulit putih saja.' Orang kulit hitam yang melanggar hukum akan dihukum atau dimasukkan ke dalam penjara.

Kongres Nasional Afrika (ANC)

Pada tahun 1950-an banyak kelompok dibentuk untuk memprotes apartheid. Protes itu disebut Kampanye Pembangkangan. Yang paling menonjol dari kelompok ini adalah Kongres Nasional Afrika (ANC). Awalnya protes ANC adalah tanpa kekerasan. Namun, setelah 69 pengunjuk rasa dibunuh oleh polisi dalam pembantaian Sharpeville pada tahun 1960, mereka mulai mengambil pendekatan yang lebih militeristik.

Peta yang Menunjukkan Konsentrasi Rasial di Afrika Selatan
Peta Rasial Afrika Selatan
dari Perpustakaan Perry-Castaneda
(Klik peta untuk gambar yang lebih besar)
Nelson Mandela

Salah satu pemimpin ANC adalah seorang pengacara bernama Nelson Mandela . Setelah pembantaian Sharpeville, Nelson memimpin kelompok yang disebut Umkhonto we Sizwe. Kelompok ini melakukan tindakan militer terhadap pemerintah termasuk melakukan pengeboman gedung. Nelson ditangkap pada tahun 1962 dan dikirim ke penjara. Dia menghabiskan 27 tahun berikutnya di penjara. Selama ini di penjara ia menjadi simbol rakyat melawan apartheid.

Pemberontakan Soweto

Pada 16 Juni 1976 ribuan siswa sekolah menengah turun ke jalan sebagai protes. Protes dimulai dengan damai, tetapi ketika pengunjuk rasa dan polisi bentrok, mereka berubah menjadi kekerasan. Polisi menembaki anak-anak itu. Sedikitnya 176 orang tewas dan ribuan lainnya luka-luka. Salah satu yang terbunuh pertama adalah seorang anak berusia 13 tahun bernama Hector Pieterson. Hector sejak itu menjadi simbol utama pemberontakan. Hari ini, 16 Juni dikenang oleh hari libur umum yang disebut Hari Pemuda.

Tekanan Internasional

Pada 1980-an, pemerintah di seluruh dunia mulai menekan pemerintah Afrika Selatan untuk mengakhiri apartheid. Banyak negara berhenti berbisnis dengan Afrika Selatan dengan menjatuhkan sanksi ekonomi terhadap mereka. Ketika tekanan dan protes meningkat, pemerintah mulai melonggarkan beberapa undang-undang apartheid.

Mengakhiri Apartheid

Apartheid akhirnya berakhir pada awal 1990-an. Nelson Mandela dibebaskan dari penjara pada tahun 1990 dan setahun kemudian Presiden Afrika Selatan Frederik Willem de Klerk mencabut undang-undang apartheid yang tersisa dan menyerukan konstitusi baru. Pada tahun 1994, pemilihan baru diadakan di mana orang-orang dari semua warna kulit dapat memilih. ANC memenangkan pemilihan dan Nelson Mandela menjadi presiden Afrika Selatan .